Kantor Berita Internasional Ahlulbait -ABNA- Pada bagian pertama tulisan ini telah dibahas doa-doa Sayyidah Fatimah az-Zahra Sa untuk para pengikut Syiah. Pada bagian ini, pembahasan difokuskan pada doa-doa yang berkaitan dengan persoalan ekonomi, khususnya permohonan untuk mengatasi kesulitan keuangan, serta permohonan beliau kepada Allah agar dianugerahi sifat qanaah. Selain itu, ditekankan pula pentingnya memuji dan bersyukur kepada Allah, baik dalam keadaan miskin maupun berkecukupan.
Sebagai contoh, dalam sebuah doa yang diriwayatkan dari beliau sebagai Doa Hari Kamis, Sayyidah Fatimah az-Zahra Sa memohon kepada Allah sekaligus mengajarkan kepada para pengikutnya agar berdoa dengan cara berikut:
«اَللّهُمَّ اِنّی اَسْاَلُکَ الْهُدی وَالتُّقی وَ الْعِفافَ وَالْغِنی وَ الْعَمَلَ بِما تُحِبُّ وَتَرْضی، اَللّهُمَّ اِنّی اَسْاَلُکَ مِنْ قُوَّتِکَ لِضَعْفِنا وَ مِنْ غِناکَ لِفَقْرِنا وَ فاقَتِنا وَ مِنْ حِلْمِکَ وَ عِلْمِکَ لِجَهْلِنا، اَللّهُمَّ صَلِّ عَلی مُحَمَّدٍ وَالِ مُحَمَّدٍ، وَاَعِنّا عَلی شُکْرِکَ وَذِکْرِکَ وَطاعَتِکَ وَعِبادَتِکَ، بِرَحْمَتِکَ یا اَرْحَمَ الرّاحِمینَ».
“Ya Allah! Sesungguhnya aku memohon kepada-Mu petunjuk, ketakwaan, kesucian diri, kecukupan, serta kemampuan untuk melakukan segala sesuatu yang Engkau cintai dan ridai.
Ya Allah! Aku memohon kekuatan-Mu untuk mengatasi kelemahan kami, kekayaan-Mu untuk mengatasi kemiskinan dan kekurangan kami, serta kelembutan dan ilmu-Mu untuk mengatasi kebodohan kami.
Ya Allah! Limpahkanlah salawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad. Bantulah kami agar senantiasa bersyukur kepada-Mu, mengingat-Mu, menaati-Mu, dan beribadah kepada-Mu, dengan rahmat-Mu, wahai Zat Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang.”
Dalam kumpulan doa Sayyidah Fatimah az-Zahra Sa, terdapat sejumlah doa yang berkaitan dengan kesempitan ekonomi, pelunasan utang, dan kelapangan rezeki. Doa-doa tersebut diriwayatkan dalam berbagai sumber hadis, baik secara langsung dari perkataan beliau maupun melalui para Imam Maksum As.
Di samping doa-doa tersebut, terdapat pula sejumlah riwayat mengenai permohonan agar Allah menganugerahkan sifat qanaah.
Sebagai contoh, dalam doa beliau yang bertema Permohonan Kebaikan Dunia dan Akhirat, sebagaimana tercantum dalam kitab Muhaj ad-Da'awat dan Bihar al-Anwar, terdapat permohonan berikut:
«اَللّهُمَّ قَنِّعْنی بِما رَزَقْتَنی وَ اسْتُرْنی وَعافِنی اَبَدا ما اَبْقَیْتَنی، اَللّهُمَّ لاتُعْیِنی فی طَلَبِ ما لَمْ تُقَدِّرْلی، وَما قَدَّرْتَهُ عَلَیَّ فَاجْعَلْهُ مُیَسَّرا سَهْلاً».
“Ya Allah! Jadikanlah aku merasa cukup dengan rezeki yang telah Engkau anugerahkan kepadaku. Tutuplah aibku dan berikanlah kesehatan serta keselamatan kepadaku selama Engkau masih memberiku kehidupan.
Ya Allah! Janganlah biarkan aku bersusah payah mengejar sesuatu yang tidak Engkau takdirkan untukku. Adapun segala sesuatu yang telah Engkau takdirkan bagiku, jadikanlah ia mudah dan ringan untuk kuperoleh.”
Selain itu, dalam doa yang diriwayatkan dari beliau sebagai Doa Hari Sabtu, Sayyidah Fatimah az-Zahra Sa memohon kepada Allah agar dianugerahi rezeki, qanaah, dan rasa syukur melalui doa berikut:
«اَللّهُمَّ افْتَحْ لَنا خَزائِنَ رَحْمَتِکَ وَ هَبْ لَنَا اللّهُمَّ رَحْمَةً لاتُعَذِّبُنا بَعْدَها فِی الدُّنْیا وَالاْخِرَةِ، وَارْزُقْنا مِنْ فَضْلِکَ الْواسِعِ رِزْقا حَلالاً طَیِّبا وَ لا تُحْوِجْنا وَ لاتُفْقِرْنا اِلی اَحَدٍ سِواکَ وَ زِدْنا بذلِکَ شُکْرا وَاِلَیْکَ فَقْرا وَفاقَةً وَ بِکَ عَمَّنْ سِواکَ غِنیً وَ تَعَفُّفا. اَللّهُمَّ وَسِّعْ عَلَیْنا فِی الدُّنْیا، اَللّهُمَّ اِنّا نَعُوذُ بِکَ اَنْ تَزْوِیَ وَجْهَکَ عَنّا فی حالٍ وَ نَحْنُ نَرْغَبُ اِلَیْکَ فیهِ اَللّهُمَّ صَلِّ عَلی مُحَمَّدٍ وَالِ مُحَمَّدٍ، وَ اَعْطِنا ما تُحِبُّ وَ اجْعَلْهُ لَنا قُوَّةً فیما تُحِبُّ، یا اَرْحَمَ الرّاحِمینَ».
“Ya Allah! Bukakanlah bagi kami perbendaharaan rahmat-Mu. Ya Allah! Anugerahkanlah kepada kami rahmat yang dengannya Engkau tidak lagi mengazab kami di dunia maupun di akhirat.
Karuniakanlah kepada kami dari keluasan anugerah-Mu rezeki yang halal dan baik. Janganlah Engkau menjadikan kami membutuhkan atau bergantung kepada siapa pun selain Engkau.
Dengan anugerah tersebut, tambahkanlah rasa syukur kami kepada-Mu, perbesar pula kesadaran kami akan kefakiran dan kebutuhan kami kepada-Mu. Dengan pertolongan-Mu, anugerahkanlah kepada kami kecukupan dan kemampuan menjaga kehormatan diri sehingga kami tidak bergantung kepada selain-Mu.
Ya Allah! Lapangkanlah kehidupan kami di dunia.
Ya Allah! Sesungguhnya kami berlindung kepada-Mu dari keadaan ketika Engkau memalingkan wajah-Mu dari kami, padahal kami senantiasa berharap kepada-Mu.
Ya Allah! Limpahkanlah salawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad. Anugerahkanlah kepada kami segala sesuatu yang Engkau cintai dan jadikanlah anugerah tersebut sebagai kekuatan bagi kami untuk melaksanakan segala sesuatu yang Engkau cintai.
Wahai Zat Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang.”
Hubungan antara permohonan kepada Allah agar dianugerahi rezeki yang halal dan berlimpah dengan tujuan-tujuan seperti tidak bergantung kepada orang lain, senantiasa mengingat Allah, meningkatkan rasa syukur kepada-Nya, serta memperkuat kesadaran spiritual akan kebutuhan manusia kepada Allah merupakan salah satu hal penting yang terkandung dalam doa tersebut.
Pada bagian kedua doa ini, terdapat pula permohonan agar manusia mencintai segala sesuatu yang dicintai Allah dan memperoleh kekuatan untuk melakukan apa yang diridai-Nya. Hubungan antara permohonan tersebut dengan rezeki halal sebagai sarana yang memberikan kemampuan untuk melaksanakan amal-amal tersebut merupakan sesuatu yang tidak memerlukan penjelasan lebih lanjut.
Pada bagian-bagian selanjutnya dari tulisan ini, doa-doa Sayyidah Fatimah az-Zahra Sa mengenai berbagai tema lainnya akan dibahas.
Komentar Anda