31 Oktober 2020 - 13:01
Mantan Presiden Prancis: Teroris, Bukan Muslim

Mantan Presiden Prancis Francois Hollande memperingatkan bahwa para teroris tidak boleh dicampuradukkan dengan Muslim.

Menurut Kantor Berita ABNA, Para teroris ingin menciptakan perang antar-agama," kata Hollande pada hari Jumat (30/10/2020) saat mereaksi serangan penikaman di kota Nice, seperti dikutip IRNA dari kantor berita Anadolu.

"Jangan mencampuradukkan antara teroris ini dengan Muslim. Itu akan menjadi kesalahan yang akan menjerumuskan kita ke dalam konflik yang tidak ingin kita sentuh," tegasnya.

Hollande menyampaikan itu setelah terjadinya serangkaian serangan pada Kamis lalu di kota-kota Prancis, Nice, Avignon dan Lyon, serta Konsulat Prancis di Jeddah, Arab Saudi.

Penghinaan tabloid Prancis, Charlie Hebdo terhadap Nabi Muhammad Saw dan dukungan Presiden Emmanuel Macron terhadap aksi tersebut memicu reaksi luas di dunia Islam. (RM)

342/