Menurut Kantor Berita ABNA, pembicara ketiga dalam acara pembukaan Konferensi Internasional Tenaga Medis Imamiah ke-8 yang terselenggara di kota Masyhad [30/7] adalah Walikota Masyhad, Shalavat Murtazavi.
Dalam sambutannya setelah mengucapkan rasa terimakasih dan berbahagia telah menyambut kehadiran para tamu dari berbagai negara dalam konferensi tersebut, walikota Masyhad tersebut mengatakan, “Kalian semua adalah dokter, adalah ahli medis yang selama ini memang berkhidmat kepada umat manusia, untuk menyembuhkan masalah-masalah kesehatan fisik mereka, namun hari ini, dengan hadirnya kalian di konferensi ini maka bukan lagi hanya masalah kesehatan fisik pasien yang akan kalian hadapi, kalian pun punya tanggungjawab dengan masalah ruhani dan menurunnya keimanan dan ghirah keislaman mayoritas umat Islam saat ini. Perkhidmatan seorang dokter muslim lebih besar cakupannya dari dokter yang bukan muslim, sebab kondisi dunia Islampun harus menjadi perhatian seorang dokter muslim.”
Walikota Masyhad tersebut melanjutkan, “Saat ini, mata pisau musuh telah menyentuh kulit leher umat Islam. Melalui konspirasi dan agenda-agenda merusak umat Islam oleh gerakan Zionis Internasional, umat Islam saat ini mampu mereka buat tidak berdaya, layaknya seseorang yang kehausan sementara ia sendiri berada di sisi telaga dengan air yang melimpah. Zionis telah membuat umat Islam kehausan sementara mereka kekeyangan air, padahal sumber mata air pemiliknya adalah umat Islam.”
Shalavat Murtazavi menunjukkan contoh tragedi yang menimpa Yaman atas agresi yang diberlakukan Arab Saudi dan koalisinya adalah diantara sakit dan derita yang harus ditanggung umat Islam. “Anak-anak, perempuan, balita, lanjut usia di Yaman, sekarang menjadi sasaran tembak oleh saudaranya sendiri, pada saat yang sama, warga muslim Palestina juga sedang dihabisi dan dizalimi oleh rezim Zionis.” ungkapnya.
Dibagian akhir sambutannya, walikota Masyhad tersebut dengan mengadaptasi bait puisi dari penyair Iran Sa’di Shirazi mengatakan, “Bani Adam satu sama lain ibarat satu tubuh, jika salah satu tubuhnya ditimpa rasa sakit, maka bagian tubuh yang lain juga akan turut merasakannya.”
Disebutkan Konferensi Internasional Tenaga Medis Imamiah ke-8 tersebut terselenggara atas kerja sama Majma Jahani Ahlul Bait As dengan sejumlah lembaga pendidikan, agama, kebudayaan dan kesehatan di Iran dari tanggal 30 Juli – 10 Agustus 2015 disejumlah kota besar di Iran seperti Masyhad, Qom, Tehran, Esfahan dan Shiraz. Tercatat sekitar 300 peserta ahli medis dari berbagai negara akan mengikuti semua rangkaian agenda konferensi seperti seminar dan studi tour disejumlah rumah sakit dan lembaga penelitian yang terkait dengan masalah medis dan kesehatan.
Terselenggaranya Konferensi ini didukung oleh Lembaga Internasional Ahli Medis Imamiah, Kementrian Kesehatan, Lembaga Pendidikan Kesehatan, pemerintah provinsi dan pemerintah kota Masyhad termasuk pemerintah kota Tehran, Esfahan, Qom dan Shiraz.
«