Menurut Kantor Berita ABNA, pihak otoritas Arab Saudi mengeluarkan secara resmi identitas tersangka pelaku pengeboman Masjid Imam Husain As di kota Dammam ibu kota Provinsi Syarqi.
Dari informasi tersebut disebutkan pelaku bernama Khalid ‘Ayad Muhammad al Wahabi al-Syamri, pemuda berusia 20 tahun. Sebagaimana dilaporkan sejumlah media setempat, pelaku pengeboman mencoba memasuki masjid dengan melakukan penyamaran. Ia mengenakan busana perempuan, namun segera dikenali dan diinterogasi pemuda sukarelawan yang menjaga keamanan masjid.
Terdesak, pelakupun meledakkan bom yang dibawanya, meski hanya meledak di ruang parkir dan merusak sejumlah mobil jamaah Jum’at, namun ledakan tersebut juga menelan korban jiwa. 4 orang pemuda sukarelawan yang menjaga keamanan masjid disebutkan meninggal dunia akibat ledakan bom bunuh diri tersebut. Keempat orang tersebut bernama, Abdul Jalil Jum’ah Thahir al-Arbasy, Muhammad Jum’ah Thahir al-Arbasy, Hadi Salman Isa al-Hasyim dan Muhammad Hasan Ali al-Isa.
Disebutkan pula pihak kepolisian Arab Saudi mengantongi 16 nama yang diklaim sebagai tersangka dibalik aksi bom bunuh diri tersebut, dan disinyalir akan kembali melakukan aksi teror serupa. Usia para tersangka tersebut berkisar 21-23 tahun.
Ke-16 nama tersangku pelaku aksi terorisme di sejumlah pemukiman Syiah di Arab Saudi adalah sebagai berikut:
Ibrahim Yusuf Ibrahim
Ahmad Salim Ahmad al-Halif al-Ghamedi
Basam Manshur Hamd al Yahya
Hasan Farj Muhammad al-Qarqah al-Qahthani
Hasan Hamid Hasan al-Waibari al-Syamiri
Sa’id Falah ‘Aid al Rasyid
Sulthan Abdul Aziz Ali al Husaini al-Syahri
Sulaim al Hadi al Qa’yaqi
Abdur Rahman Muhammad Ali al Bakri
Abdul Rahim Abdullah Umar al Muthlaq
Abdul Hadi Mu’ayyadh al-Masrudi
Faishal Muhammad Sa’id al Hamid
Muhsin Muhammad Muhsin al ‘Ashyami
Muhammad Sulaiman Raihan al Qashri
Muhamamd ‘Awash Sa’id al-Fahmi
Hasyim Fahd Muhammad al Khadhair
Pihak kepolisian Arab Saudi juga mengumumkan bagi siapapun yang dapat memberikan informasi mengenai keberadaan para tersangka akan mendapatkan hadiah 7 juta real. Pihak otoritas Arab Saudi menegaskan akan serius mengejar kelompok dibalik sejumlah aksi terorisme di Arab Saudi. Di sejumlah pemukiman warga Syiah Pemerintah Saudi membentuk komisi khusus untuk menangangi keamanan dan pencegahan aksi terorisme.