4 November 2024 - 20:01
Rektor Universitas Ben-Gurion: Lebih dari 300 Universitas dan Pusat Akademis Barat Memboikot Israel

Rektor Universitas Ben-Gurion Israel mengumumkan bahwa sejak operasi Badai Al-Aqsa terjadi lebih dari 300 aksi boikot terhadap sistem pendidikan Israel dilakukan oleh universitas-universitas Barat dan Amerika.

Tehran, Parstoday- Surat kabar Israel Yedioth Ahronoth menerbitkan pernyataan Daniel Chamovitz, rektor Universitas Ben Gurion di Beersheba di wilayah pendudukan, dan menulis, sejak 7 Oktober 2023, terdapat lebih dari 300 kasus sanksi terhadap sistem pendidikan Israel oleh negara-negara Eropa, Amerika dan Kanada.

Chamovitz menekankan bahwa sanksi tersebut termasuk menolak berpartisipasi dalam konferensi internasional atau membatalkan publikasi artikel bersama, serta membatalkan hubungan akademik anggota universitas dan pusat studi dengan institusi Israel, bahkan menghentikan bantuan dan investasi pada perusahaan-perusahaan yang bekerja sama dengan Israel.

Rektor Universitas Ben-Gurion menyatakan bahwa serangan di Gaza dan Lebanon pada tahun lalu sangat mempengaruhi pendidikan tinggi Israel, sehingga sekitar seperempat mahasiswa dan profesor telah dipanggil menjadi tentara dan diperkirakan juga anggaran universitas akan berkurang.

Chamovitz menggambarkan dampak konflik antara kekuatan perlawanan dan tentara Zionis pada tahun lalu sebagai hal yang tidak terbayangkan dan mengungkapkan sekitar 70,000 mahasiswa dari 300,000 mahasiswa universitas ini telah direkrut menjadi tentara. pada saat yang sama  kebangkitan anti-protes anti-Zionis dan seruan untuk memboikot universitas Israel terus berlanjut.

Sejak 7 Oktober 2023, dengan dukungan penuh negara-negara Barat, rezim Israel melancarkan pembantaian besar-besaran di Jalur Gaza dan Tepi Barat Sungai Yordan terhadap rakyat Palestina yang tidak berdaya dan tertindas, serta diamnya masyarakat internasional dan lembaga hak asasi manusia dalam menghadapi kelanjutan kejahatan rezim Israel terhadap warga sipil Palestina, termasuk perempuan dan anak-anak.(PH)

342/