13 September 2024 - 07:43
60 Syahid dan 40 Luka-luka dalam Serangan Militer Zionis terhadap Kamp Pengungsi di Khan Younis

Dalam serangan militer Zionis terhadap tenda-tenda pengungsi di Khan Younis, hingga saat ini 60 syahid dan 40 orang lainnya terluka.

Menurut Kantor Berita Internasional Ahlulbait - ABNA - Media Palestina Selasa (10/9) melaporkan tentang kejahatan baru rezim Zionis dalam serangan terhadap tenda-tenda pengungsi di kota Khan Younis dan mengumumkan bahwa dalam serangan tersebut hingga saat ini 60 syahid dan 40 orang lainnya terluka.

Dalam serangan ini, setidaknya 20 tenda pengungsi di daerah al-Mawasi menjadi target serangan Zionis. Badan Penanggulangan Bencana Gaza mengumumkan bahwa 65 orang pengungsi Palestina termasuk dalam syahid dan yang terluka.

Muhammad Basal, juru bicara badan penanggulangan bencana Gaza menegaskan: "Beberapa keluarga sepenuhnya hilang dalam pembantaian al-Mawasi di bawah pasir." Dalam pernyataan badan pertahanan sipil di Jalur Gaza disebutkan: "Perkiraan menunjukkan bahwa kita menghadapi salah satu pembantaian paling mengerikan sejak dimulainya perang Israel melawan Gaza."

Badan pertahanan sipil menunjukkan bahwa pesawat-pesawat penjajah menggunakan rudal berat dalam serangan terhadap tenda-tenda pengungsi. Badan pertahanan sipil Gaza mengumumkan bahwa bom yang dijatuhkan oleh pesawat-pesawat penjajah di atas tenda-tenda pengungsi al-Mawasi masing-masing memiliki berat 2000 pon dan menekankan bahwa tim penyelamat yang ada masih mencari orang-orang yang hilang di antara tenda-tenda pengungsi. Dengan menarik banyak syahid dan korban luka, termasuk luka amputasi terlihat.

Tentara penjajah membenarkan penargetan daerah yang mereka klasifikasikan sebagai aman dengan alasan bahwa daerah tersebut termasuk pusat komando dan kontrol gerakan Hamas di Khan Younis.

Penduduk dan penyelamat melaporkan bahwa setidaknya empat roket menghantam tenda-tenda di daerah al-Mawasi, sebuah wilayah yang dinyatakan sebagai "zona aman kemanusiaan" dekat Khan Younis, yang dipenuhi dengan pengungsi yang melarikan diri dari tempat lain di Jalur Gaza.

Pertahanan sipil juga menyatakan bahwa setidaknya 20 tenda terbakar dan roket-roket tersebut menyebabkan lubang dengan kedalaman 9 meter.

Jurnalis al-Mayadeen juga menekankan bahwa angka awal pembunuhan oleh pesawat-pesawat penjajah di Mawasi Khan Younis menunjukkan jumlah besar syuhada dan terluka, dan mungkin merupakan salah satu pembantaian paling mengerikan yang terjadi di Jalur Gaza.