Tehran, Parstoday-Penekanan masyarakat Yaman dalam menghukum rezim Zionis, kelanjutan dukungan masyarakat Yaman terhadap rakyat Palestina, ketakutan Netanyahu terhadap Yaman dan pengakuan para ahli mengenai perubahan keseimbangan strategis di kawasan dengan serangan pesawat tak berawak Yaman di Tel Aviv mewarnai perkembangan penting di Asia Barat dalam sehari terakhir.
Yaman akan terus mendukung rakyat Gaza
Menurut Al-Masirah, kantor politik Pemerintah Penyelamatan Nasional Yaman dalam sebuah pernyataan hari Senin mengumumkan bahwa angkatan bersenjata negara itu akan terus mendukung rakyat Gaza dan Palestina.
Setelah dimulainya perang Gaza untuk mendukung Palestina, tentara Yaman telah melakukan lusinan operasi militer, termasuk drone dan rudal, di Selat Bab El-Mandeb, Laut Merah dan Mediterania terhadap target Israel.
Haaretz: Netanyahu takut pada warga Yaman
Surat kabar Zionis Ha'aretz, dalam sebuah laporan menggambarkan Perdana Menteri rezim Zionis, Benjamin Netanyahu takut terhadap orang Yaman.
Dalam sebuah artikel berjudul "Bibi juga takut pada orang Yaman", analis ekonomi surat kabar Haaretz, Nehemia Shtrasler hari Senin menulis, "Kapal perang yang dikirim Presiden AS Joe Biden ke Laut Merah untuk menghadapi perlawanan Yaman tidak terlalu merugikan orang Yaman di mata dunia menunjukkan Israel lemah,".
Analis Zionis ini menyatakan, "Ketakutan Netanyahu idak menanggapi serangan tersebut serta menyerahkan masalah ini kepada Amerika dan Inggris untuk mendukung Israel telah mengubah Tel Aviv menjadi “anak yang dipukuli di Asia Barat” yang dikelilingi oleh lingkaran api,".
Rudal Yaman dalam perjalanan ke Tel Aviv
Menurut Defense Press, setelah serangan timbal balik antara Yaman dan rezim Zionis pada hari Sabtu, media Israel memperingatkan tentang penargetan wilayah pendudukan dengan rudal balistik Yaman.
Tentara dan komite rakyat Yaman yang telah mencapai keberhasilan dan kemenangan berharga melawan agresor koalisi Saudi dalam beberapa tahun terakhir mengandalkan pengetahuan lokal dan bakat pasukan mereka saat ini menjadi mandiri dalam pembuatan dan produksi segala jenis senjata, termasuk rudal dan drone ofensif dan bunuh diri. Bahkan ini menggunakan senjata-senjata tersebut dengan baik dan dengan cara terbaik operasinya melawan rezim Zionis.
Mengingat ancaman rezim pendudukan Israel yang akan menargetkan wilayah lain di Yaman, tentara negara ini telah memperingatkan akan menggunakan berbagai rudal lain untuk melakukan serangan baru terhadap rezim Zionis.
Pada Sabtu malam, pelabuhan Hudaydah Yaman dibom oleh jet tempur rezim Zionis menimbulkan kebakaran pada tangki minyak di kota pesisir ini.
Pemerintah Penyelamatan Nasional Yaman: Tanggapan terhadap serangan Israel tidak akan ditunda
Ali al-Qahum, anggota kantor politik Pemerintahan Penyelamatan Nasional Yaman menyinggung serangan udara rezim Zionis di Hudaydah dan tanggapan pasukan Yaman terhadap serangan ini.
"Hari-hari mendatang akan penuh kejutan dan tanggapan kita terhadap serangan rezim Zionis yang menargetkan kota Hudaydah pada Sabtu malam, tidak akan ditunda," ujar al Qahum.
Sebelumnya, Abdul Malik al-Houthi, Sekretaris Jenderal Gerakan Ansarullah Yaman dalam sebuah pernyataan mengatakan, "Agresi terhadap Yaman tidak akan menguntungkan musuh dan tidak akan menghalanginya, juga tidak akan menghalangi kelanjutan operasi fase kelima kami untuk mendukungnya. dari Gaza,".
Bagheri: Kedudukan negara perlawanan Yaman di samping rakyat Palestina yang tertindas bersejarah
Ali Bagheri, Penjabat Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran dalam panggilan telepon dengan Mohammed Abdul Salam, juru bicara dan kepala tim perunding Pemerintahan Penyelamatan Nasional Yaman menggambarkan pendirian kelompok perlawanan bangsa Yaman bersama rakyat Palestina yang tertindas sebagai sejarah dan kebanggaan Islam.
Bagheri mengutuk serangan rezim Zionis baru-baru ini terhadap fasilitas sipil di pelabuhan Hudaydah Yaman dan mengungkapkan solidaritas Republik Islam Iran terhadap rakyat dan perlawanan Yaman terhadap kejahatan rezim Zionis.
"Perlawanan yang patut dicontoh dari rakyat Gaza, inisiatif pimpinan dan perlawanan rakyat Yaman dalam mendampingi dan mendukung Palestina melawan kejahatan Zionis dan pelaksanaan operasi Janji Setia oleh Republik Islam Iran sebagai tiga peristiwa berpengaruh yang mengakibatkan kekalahan strategis Zionis dalam sembilan bulan terakhir," ujar Bagheri.
Mohammad Abdus Salam dalam percakapan telepon ini menganggap penargetan fasilitas sipil di Yaman oleh rezim Zionis, yang menyebabkan kematian dan cederanya warga sipil, sebagai tindakan brutal, dan sebuah indikasi ketidakberdayaan dan kegagalan Zionis,
Ia juga menghargai kedudukan Republik Islam Iran di samping rakyat Palestina dan dukungan politik dan spiritual Yaman di berbagai bidang, termasuk dalam perjuangan bersama melawan Zionis.
Serangan Yaman terhadap Tel Aviv dan mengubah keseimbangan strategis kawasan
Menurut jaringan al-Masirah, serangan pesawat tak berawak Yaman di Tel Aviv, selain kerugian ekonomi, strategis dan politik bagi Tel Aviv, telah mengirimkan banyak sinyal untuk menantang koalisi yang mendukung rezim Zionis dan telah mengubah keseimbangan strategis di wilayah tersebut.
Menurut laporan ini, serangan pesawat tak berawak tentara Yaman di Tel Aviv menunjukkan upaya untuk menerapkan persamaan baru dalam perlawanan terhadap rezim Zionis, dengan judul “Pemukim di Tel Aviv versus warga sipil di Gaza”.
Tujuan dari persamaan yang dibuat oleh Yaman adalah untuk mengintensifkan tekanan terhadap Zionis supaya menghentikan agresi dan mengakhiri pengepungan Gaza. Hal ini menyampaikan pesan bahwa tekanan yang sama yang dialami warga sipil Palestina di Gaza juga akan diberikan pada pemukim Zionis di Tel Aviv.(PH)