21 Juni 2024 - 08:30
Pembebasan dari Kemusyrikan, Kolonialisme dan Sistem Eksploitatif harus Ditonjolkan dalam Ibadah Haji

Sekretaris Jenderal Lembaga Internasional Ahlulbait: "Semangat haji, dalam arti sempit, dikaitkan dengan tauhid dan politeisme. Jika kita memperhatikan rahasia haji, maka penekanannya adalah pada perlawanan terhadap kemusyrikan internal dan eksternal."

Menurut  Kantor Berita Internasional ABNA, penyelenggaraan haji tahun ini demi mengungkap lebih banyak lagi wajah jahat rezim Zionis dan penindasan terhadap rakyat Palestina digelari dengan nama Haji Baraah, Sehubungan dengan hal tersebut, webinar aktivis Ahlulbait as bertajuk “Pengkajian Dimensi Transregional dan Internasional Pesan Haji 1445 H Ayatullah Ali Khamanei” yang diselenggarakan oleh Lembaga Internasional Ahlulbait as  di ruang pertemuan Kantor Berita International ABNA.

Semangat haji dalam arti sempit diasosiasikan dengan tauhid dan politeisme

Dalam webinar ini, Ayatullah Ramezani, Sekretaris Jenderal Lembaga Internasional Ahlulbait as menunjukkan dimensi ubudiah dan pengabdian ibadah Haji dengan menyatakan: "Haji adalah salah satu bentuk amalan pengabdian kepada Allah Swt, yang pelaksanaannya, di antara tindakan praktis Nabi Ibrahim as adalah di bidang tauhid. Haji adalah konferensi internasional yang dihadiri oleh seluruh negara Muslim di dunia. Oleh karena itu, ini adalah kesempatan terbaik untuk berinteraksi di berbagai bidang dan mencapai semacam otoritas dalam pengambilan keputusan di dunia; Dunia di mana sistem dominasi berusaha menipu, menjajah, dan mengeksploitasi masyarakat."

Ayatullah Ramezani lebih lanjut menambahkan: "Penting untuk menyoroti pembebasan dari kemusyrikan, dominasi, kolonialisme dan eksploitasi dalam haji. Jika kita memperhatikan rahasia haji, maka penekanannya adalah pada perlawanan terhadap kemusyrikan internal dan eksternal."

Sekretaris Jenderal Lembaga Internasional Ahlulbait as kemudian memperkenalkan persatuan umat Islam sebagai salah satu buah penting dari haji dan menyatakan: "Jika persatuan utuh terjalin di antara seluruh umat Islam, maka ekonomi, politik, dan ekonomi terbesar akan terwujud. Keamanan, posisi budaya dan sosial akan menjadi milik umat Islam yang menjadi bagian darinya. Ini adalah keinginan dan harapan kita semua."

Reaksi positif rakyat Rusia terhadap Pesan Haji Ayatullah Khamanei

Dr. Nouri Mohammadzadeh, asisten profesor di Universitas Negeri Dagestan dari Rusia sebagai salah seorang pembicara dalam webinar ini menyatakan: "Haji adalah simbol tauhid dan juga simbol pembebasan dari kemusyrikan dan penindasan. Oleh karena itu, Pesan Haji tahun ini menekankan pada persoalan baraah dalam menunaikan ibadah haji."

Dia lebih lanjut memperkenalkan Pesan Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran sebagai pesan yang membangkitkan semangat dan pemersatu dan berkata: "Kami mencoba mempublikasikan ulang pesan penting ini dalam bahasa Rusia secara online, yang disertai dengan reaksi positif dari masyarakat dan refleksi dari beberapa pernyataan ini di kantor berita penting Rusia."

Peneliti asal Rusia ini menilai Ayatullah Khamenei sebagai pemimpin garis depan kebenaran dan kemerdekaan di dunia dan berkata: "Saat ini, masyarakat di seluruh dunia meneriakkan slogan kebebasan Palestina dan memperoleh kesadaran, maka Pemimpin Tertinggi Iran menulis surat kepada pemuda Eropa dan Amerika dan menyatakan posisi mereka dengan pujian."

Mata rakyat Palestina tertuju pada Pesan Haji

Syaikh Abdul Karim Paz, Imam Masjid Buenos Aires, menganggap Kongres Haji sebagai kesempatan penting dan berkata: "Haji adalah kewajiban penting dari Tuhan kepada seluruh umat Islam, dan ini juga merupakan kesempatan besar yang harus kita manfaatkan."

Ia menilai isu pembebasan kaum musyrik pada musim haji tahun ini berbeda dengan masa lalu dan mengatakan: "Saat ini, pembantaian besar-besaran dan mengerikan sedang terjadi di Gaza. Jika pada tahun-tahun sebelumnya slogan kebebasan Palestina dilarang di Arab Saudi pada saat ibadah haji, maka tahun ini mereka tidak akan mampu menghadapinya dan tidak akan mampu mengajak jamaah untuk bungkam."

Pesan pemimpin revolusi ini adalah untuk mendukung front perlawanan dan menghormati kesabaran rakyat Gaza

Saat memberikan sambutan, Wakil Sekretaris Jenderal Lembaga Internasional Ahlulbait as menunjuk pada pesan Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran dan mengatakan: "Pesan ini membawa poin-poin penting seperti baraah dan penyebarannya ke seluruh dunia, dukungan untuk front perlawanan dan menghormati kesabaran masyarakat Gaza."

Hujjatul Islam wa Muslimin Muhammad  Ali Moinian menganggap penyebaran dan penjelasan maksimal berbagai aspek pesan ini sebagai tugas Lembaga Internasional Ahlulbait as dan para muballigh dan pemikir.