3 Februari 2024 - 15:52
Pernyataan Al-Hashd al-Shaabi yang Mengecam Agresi AS terhadap Irak

Al-Hashd al-Shaabi dari Irak mengumumkan korban jiwa dan melukai 52 orang dalam agresi AS di negara ini dan menganggapnya sebagai pelanggaran yang jelas terhadap kedaulatan negara dan upaya untuk melemahkan pemerintah Irak guna membangun stabilitas.

Menurut Kantor Berita Internasional ABNA, pernyataan Al-Hashd al-Shaabi menyatakan, "Agresi Amerika telah mengakibatkan syahidnya 16 orang dan melukai 36 lainnya." Al-Hashd al-Shaabi juga menekankan, “Agresi Amerika ini jelas merupakan pelanggaran terhadap kedaulatan negara dan serangan terhadap aparat keamanannya.”

“Kami menyatakan kesiapan Al-Hashd al-Shaabi untuk melaksanakan segala perintah Komando Umum Angkatan Bersenjata untuk melindungi kedaulatan Irak dan keutuhan wilayahnya.” Tambah pernyataan tersebut.

Pernyataan ini dikeluarkan setelah Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengumumkan peluncuran serangan terhadap posisi di Suriah dan Irak Sabtu (3/2). Amerika Serikat mengklaim bahwa serangan ini dilakukan sebagai pembalasan atas terbunuhnya tiga tentara negara ini di sebuah pangkalan di timur laut Yordania.

Yahya Rasool, juru bicara Komando Umum Angkatan Bersenjata Irak membenarkan serangan AS di barat negaranya pada Sabtu pagi dan mengklarifikasi bahwa serangan tersebut melanggar kedaulatan dan bertujuan untuk melemahkan pemerintah Bagdad guna membangun stabilitas di negara tersebut.