Menurut Kantor Berita Internasional ABNA, sumber informasi
mengatakan kepada Reuters bahwa Bahrain tidak akan memutuskan hubungan dengan
Israel, meskipun parlemen Bahrain mengeluarkan pernyataan tegas yang
mengindikasikan pembekuan hubungan dengan Israel.
Salah satu sumber tersebut menyatakan, “Bahrain berusaha menjaga hubungannya dengan Israel sambil berhadapan dengan opini publik.” Beberapa hari yang lalu, parlemen Bahrain mengumumkan dukungannya kepada Palestina bahwa mereka akan mengembalikan duta besar Bahrain dari Israel ke Manama dan menghentikan hubungan ekonomi dengan Israel.
Menanggapi klaim parlemen Bahrain tentang pemutusan hubungan ekonomi antara Manama dan Tel Aviv, Kementerian Luar Negeri Israel mengumumkan bahwa hubungan dengan Bahrain masih utuh dan pihaknya belum menerima keputusan apa pun dari pemerintah untuk menarik kembali duta besarnya dari Tel Aviv.