Menurut Kantor Berita Internasional ABNA, salah satu
pemimpin gerakan Hamas menegaskan bahwa masuknya Perdana Menteri rezim Zionis
secara diam-diam ke Gaza untuk mengambil foto propaganda merupakan tanda
kegagalan rezim ini.
Bassem Naim, salah satu pemimpin gerakan Hamas, bereaksi terhadap kedatangan Benjamin Netanyahu, perdana menteri rezim Zionis, di Jalur Gaza. Kantor Perdana Menteri Israel mengumumkan pada Minggu (26/11) bahwa Netanyahu mengunjungi Jalur Gaza.
Kantor Perdana Menteri rezim Zionis menambahkan bahwa ia menerima laporan keamanan dari pasukan yang hadir di medan pertempuran dan menekankan dalam pertemuannya bahwa tentara akan melanjutkan perangnya di Gaza hingga mencapai kemenangan penuh.
Dalam sebuah wawancara dengan Al Jazeera, Naim berkata: “Masuknya Netanyahu secara rahasia ke Jalur Gaza untuk mengambil foto promosi bukanlah tanda kekuatan, tapi tanda kegagalan.” Ia menjelaskan, rezim pendudukan berupaya mencegah dan mengganggu kebahagiaan warga Palestina akibat pembebasan tahanan Palestina, karena rezim ini gagal membebaskan tahanannya dengan menggunakan kekerasan.
Pemimpin Hamas ini juga mengatakan, perlawanan masih lebih unggul di medan perang dan kasus tahanan.