Meningkatnya dukungan Barat dan khususnya Amerika Serikat terhadap kejahatan yang dilakukan rezim Zionis terhadap rakyat Palestina menyebabkan serangan brutal Zionis Israel terhadap masyarakat Gaza yang tidak berdaya semakin gencar belakangan ini.Menurut laporan ISNA, Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan dalam sebuah pernyataan, Semua perwakilan PBB bersama-sama menuntut gencatan senjata segera di Gaza, tapi Amerika Serikat menggunakan hak vetonya di Dewan Keamanan PBB dan mengganggu upaya internasional untuk mengakhiri pertumpahan darah di Asia Barat. Pernyataan tersebut menambahkan, Sekalipun demikian, Dewan Keamanan PBB tidak dapat menjalankan tugasnya secara langsung dan lumpuh karena sikap Amerika Serikat. Pada saat yang sama, Israel mempunyai kewajiban untuk mematuhi hukum internasional mengenai wilayah Palestina, termasuk Gaza. Survei: Didukung Mayoritas Rakyat Rusia, Popularitas Putin Moncer Dmitry Polyansky, Wakil Dubes Rusia di PBB mengatakan pada hari Senin (13/11/2023), Perang di Gaza menunjukkan perilaku ganda negara-negara Barat, dan mereka bahkan tidak berani menyebut tindakan Israel sebagaimana adanya. Polyansky menekankan bahwa dengan sikap diam Amerika dan sekutu-sekutunya, perumusan resolusi baru untuk mengakhiri perang di Jalur Gaza dan bahkan rancangan resolusi yang diperlukan mengenai hal ini telah dihentikan.(sl)
342/