Kementerian Kesehatan Palestina, Senin (9/10/2023) seperti dikutip TV Al Jazeera, melaporkan, sejak awal operasi perlawanan Tufan Al Aqsa (Badai Al Aqsa) sampai sekarang, 590 warga Palestina, gugur, dan 2.900 orang lainnya terluka.
Menurut keterangan sumber Palestina, lebih dari 100 orang dari para syuhada ini adalah anak-anak Palestina, yang gugur dalam serangan brutal Rezim Zionis.
Selain itu, imbuhnya, sejak awal operasi perlawanan Tufan Al Aqsa, Rezim Zionis, telah menghancurkan empat masjid yang terdapat di Jalur Gaza.
Pejabat Palestina mengumumkan, bertolak belakang dengan klaim Rezim Zionis, jet-jet tempur Israel, tidak menyerang markas-markas kelompok perlawanan, tapi membombardir pemukiman sipil, dan rumah-rumah warga Palestina.
Kelompok-kelompok perlawanan Palestina, dua hari lalu melancarkan operasi luar biasa yang tak pernah terjadi dalam 75 tahun terakhir untuk membalas kejahatan kontinu Rezim Zionis, terhadap rakyat Palestina, dan Masjid Al Aqsa. (HS)
342/