Dikutip kantor berita TASS, Sabtu (11/3/2023), Kemlu Rezim Zionis menghindar berkomentar tentang kesepakatan Iran dan Saudi untuk memulihkan hubungan diplomatik kedua negara. Ketika diminta tanggapan soal kesepakatan Iran dan Saudi, serta dampak-dampak potensialnya bagi normalisasi hubungan Israel-Saudi, Kemlu Rezim Zionis mengatakan, "Saat ini kami tidak akan berkomentar tentang masalah tersebut." Media-media Rezim Zionis menyalahkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu atas kesepakatan Iran dan Saudi. Avigdor Lieberman, mantan Menlu Rezim Zionis menyarankan Netanyahu untuk mundur. Sampai sekarang Netanyahu sendiri belum menanggapi kesepakatan Iran dan Saudi. Dalam lawatan ke Italia, PM Israel itu kembali menegaskan upaya Tel Aviv untuk menormalisasi hubungan dengan Riyadh. Sejumlah mantan pejabat Rezim Zionis menilai kesepakatan Iran dan Saudi sebagai kekalahan telak kebijakan luar negeri Tel Aviv, dan keruntuhan koalisi regional anti-Iran.
342/