Brigjen Ramezan Sharif, Rabu (28/12/2022) menilai keterlibatan Amerika Serikat dan Rezim Zionis dalam menciptakan fitnah dan perpecahan di Iran, sangat intens.
Ia menambahkan, "Sejak 44 tahun lalu, AS dan Rezim Zionis terus melancarkan serangan terhadap Republik Islam Iran, dan dalam peristiwa terbaru, kita menyaksikan masalah ini."
Menurut Brigjen Sharif, Amerika Serikat berulangkali mengumumkan bahwa negara itu sama sekali tidak bisa menahan keberadaan Republik Islam Iran.
"Republik Islam Iran untuk sejumlah negara dan para penuntut kebebasan dunia adalah inspirasi, dan sedang menggagalkan skenario AS di kawasan, oleh karena itu musuh terus berusaha menciptakan kekacauan di dalam negeri," ujar Brigjen Sharif.
Jubir IRGC menegaskan, di masa lalu negara-negara Barat, berusaha mempersatukan kelompok teroris munafikin MKO, dan seluruh kelompok teroris lain untuk menghancurkan Republik Islam Iran.
"Kelompok teroris munafik MKO yang telah meneror 17.000 orang di Iran, dan di masa Perang Pertahanan Suci, berlindung kepada Saddam Hussein, sekarang mengaku membela hak asasi manusia," imbuhnya.
Brigjen Sharif menerangkan, "Belakangan ini kita menyaksikan demonstrasi luas di Prancis, sejumlah banyak orang ditangkap, dan 5.000 kendaraan dibakar, tapi tidak ada satu pun media yang memberitakannya." (HS)
342/