Sejak akhir September lalu, berbagai wilayah di Iran dilanda kerusuhan yang diprovokasi media asing, dan afiliasinya di dalam negeri Iran.
Dalam kerusuhan ini, para pemimpin politik Amerika dan sejumlah negara Eropa bersama media mereka, serta media berbahasa Farsi yang didukung oleh Barat mendukung para perusuh dan pengacau untuk menicptakan ancaman keamanan nasional di Iran.
Mayor Jenderal Mohammad Bagheri, Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran dalam pertemuan dengan pejabat pemerintah daerah Provinsi Bushehr hari Minggu (4/12/2022) mengatakan, "Iran baru-baru ini menghadapi berbagai ancaman dari musuh untuk menciptakan rasa tidak aman dan melecehkan bangsa ini,".
"Jika musuh menghadapi niat baik rakyat sebagaimana klaim mereka selama ini, maka mereka mungkin sudah mengerahkan kekuatan militer," ujar Mayjen Bagheri.
"Bangsa Iran melawan tipu muslihat musuh dengan semua masalah dan kesulitan ekonominya, serta membedakan antara protes dan kekacauan," tegasnya.
Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran juga menunjukkan pentingnya kapasitas pertahanan kawasan Teluk Persia, dengan menekankan, "Republik Islam Iran telah menghadapi berbagai ancaman dari Amerika dan sekutunya di kawasan,". (PH)
342/