Brigjen Patrick Ryder, Selasa (8/11/2022) malam seperti dikutip Russia Today mengatakan, "Dephan AS tidak punya bukti-bukti yang menunjukkan bahwa Tehran telah mengirim rudal balistik ke Moskow." Ia menambahkan, "Kami tidak punya informasi apa pun saat ini yang menunjukkan bahwa Iran mengirim rudal balistik ke Rusia, untuk digunakan dalam perang di Ukraina." Meskipun demikian, menurut Ryder, Pentagon akan terus mengamati masalah ini dari dekat, karena Dephan AS khawatir Rusia akan memiliki kemampuan untuk melakukan hal ini. Statemen Jubir Pentagon disampaikan untuk menanggapi pernyataan Penasihat Presiden Ukraina Mykhailo Podolyak yang baru-baru ini mendesak dilancarkannya serangan ke fasilitas industri pertahanan Iran, karena telah memberikan bantuan senjata ke Rusia. "Saya yakin bukan hanya sanksi atau sanksi penuh terhadap Iran. Saya percaya serangan-serangan terarah bisa dilancarkan terhadap produksi drone, rudal balistik dan yang lainnya," ujar Podolyak. (HS)
342/