Meskipun Iran menghadapi sanksi unilateral Barat, terutama AS, tapi angkatan bersenjata Republik Islam Iran telah mencapai keberhasilan yang signifikan dalam produksi senjata dan alutsista canggih.
Brigadir Jenderal Ali Akbar Talebzadeh, Wakil Koordinator Angkatan Udara Republik Islam Iran hari Sabtu (15/10/2022) menekankan perlunya menghilangkan hambatan yang dihadapi Angkatan Udara Iran dengan kemajuan sains dan teknologi, termasuk dengan kecerdasan buatan.
"kecerdasan buatan adalah salah satu prioritas operasional Angkatan Udara," ujar Brigjen Talebzadeh.
"Kebutuhan saat ini mengharuskan penelitian dan proyek riset di bidang kecerdasan buatan yang sudah dimulai beroperasi," tegasnya.
Wakil Koordinator Angkatan Udara Iran menilai kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kemajuan bangsa dan negara, apalagi Iran menghadapi sanksi kejam musuh.
"Angkatan udara sebagai institusi pertahanan harus bergerak cepat dengan kekuatan ilmu pengetahuan dan teknologi sejalan dengan perkembangannya di dunia saat ini," papar Brigjen Talebzadeh.
"Elit angkatan udara, ilmuwan dan industri membuat kemajuan signifikan untuk melangkah maju guna menyediakan produk yang dibutuhkan dan menghilangkan hambatan di tengah gencarnya sanksi yang kejam," pungkasnya.(PH)
342/