13 September 2022 - 10:30
Pertama Kalinya Peziarah Iran memasuki Irak melalui Wilayah Kurdistan

Peziarah Iran yang memasuki perbatasan Irak untuk turut hadir dalam peringatan Hari Arbain di Karbala, untuk pertama kalinya melewati wilayah Kurdistan Irak dari perlintasan internasional Basmakh dan Haji Imran dan disambut oleh Gubernur Erbil dan Konsul Iran.

Menurut Kantor Berita ABNA, peziarah Iran yang memasuki perbatasan Irak untuk turut hadir dalam peringatan Hari Arbain di Karbala, untuk pertama kalinya melewati wilayah Kurdistan Irak dari perlintasan internasional Basmakh dan Haji Imran dan disambut oleh Gubernur Erbil dan Konsul Iran.

Gubernur Erbil Amid Khushnav mengatakan, “Kami telah mempersiapkan berhari-hari untuk menyambut saudara-saudara peziarah dari Iran di penyeberangan perbatasan Bashmaq dan Haji Imran menuju Karbala. Tim medis, pakaian dan makanan telah disiapkan. Rute perjalanan peziarah pun sudah kami aspal. Peziarah adalah saudara kita dan Kurdistan adalah rumah mereka. Kami selalu siap melayani mereka.”

Menanggai koleganya, Konsul Jenderal Republik Islam Iran di Erbil Nasrullah Rashnoudi mengatakan, “Ketika peziarah Iran memasuki Irak dari pelabuhan Haji Imran, saudara-saudara kita di Kurdistan Irak menyambut mereka dengan baik dan pada hari kedua mereka diangkut ke Karbala dengan kendaraan Irak.”

Mushtaq Al-Saadi yang merupakan koordinator penyambutan pezirah Arbain Imam Husain as mengatakan, “Dari pemerintah Kurdistan Irak yang dipimpin oleh Nichirvan Barzani dan semua pihak yang memberikan dukungan yang diperlukan dan juga dari pusat layanan untuk memberikan pelayanan saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan atas kunjungan untuk menziarahi makam Imam Husain.”

Lebih dari 20.000 peziarah dari Republik Islam Iran memasuki Irak melalui penyeberangan perbatasan di Kurdistan untuk berpartisipasi dalam peringatan Arbain di Karbala. Disebutkan tahun ini, Hari Arbain jatuh pada Sabtu (17/9) dan saat ini jutaan peziarah domestik dan asing telah berangkat menuju Karbala. Hari Arbain adalah salah satu hari peringatan dalam Islam untuk memperingati 40 hari syahidnya Imam Husain as di Karbala. Peringatan Arbain diwarnai dengan tradisi berjalan kaki dari Najaf ke Karbala untuk menziarahi makam Imam Husain as. Warga Irak sendiri mentradisikan berjalan kaki mulai dari kampung halaman mereka meski dengan jarak ratusan kilometer untuk mencapai kota Karbala.