Menurut Kantor Berita ABNA, Presiden Republik Islam Iran Hujjatul Islam wa Muslimin Dr. Sayid Ebrahim Raisi terkait perjalanan jutaan warga Iran ke Irak dalam rangka peringatan Arbain memerintahkan pihak-pihak terkait untuk memberikan pelayanan maksimal kepada jamaah Husaini Arbain, terutama di perbatasan darat.
Melalui panggilan telepon dengan Menteri Dalam Negeri Ahmed Vahidi di perbatasan Mehran, yang telah melakukan perjalanan ke Irak tempo hari, Presiden menerima laporan tentang pembicaraan dan kesepakatan antara Menteri Dalam Negeri dan pihak berwenang Irak untuk memudahkan dan memfasilitasi perjalanan warga Iran yang akan ke Irak melalui jalur darat. Sebelumnya pemerintah Irak mengambil kebijakan menutup perbatasan dan masuknya peziarah Arbain melalui jalur darat dengan alasan faktor kemanan menyusul sempatnya terjadi kekacauan di Bagdad yang menewaskan puluhan warga Irak.
Dalam hal ini, Dr. Raisi dengan mengeluarkan perintah kepada pejabat pemerintah, menekankan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik dan menyelesaikan masalah di jalur perbatasan dengan meningkatkan jaminan keamanan.