Menurut Kantor Berita ABNA, Kamp Al-Hul terletak 15 kilometer dari perbatasan Suriah-Irak dan menjadi kamp terbesar milisi teroris Daesh di Irak dan Suriah, dengan populasi 70.000 orang, dan dikendalikan oleh Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang berafiliasi dengan AS.
Jabbar al-Ma'mouri, Ketua Persatuan Ulama Irak hari Jumat (6/5/2022) mengatakan bahwa dinas mata-mata rezim Zionis (Mossad) memiliki empat markas rahasia di kamp Al-Hul di bawah kedok organisasi amal, kemanusiaan dan hukum.
"Zionis berusaha menyebarkan pemikiran teroris al-Baghdadi (mantan pemimpin kelompok teroris Daesh) di benak para pemuda dan anak-anak di bawah umur dari semua negara di kamp dengan dukungan keuangan dan pembayaran gaji berkala," ujar Al-Ma'mouri.
"Anak-anak di kamp ini menjadi sasaran utama kaum zionis untuk menggunakan kapasitas mereka guna menghidupkan kembali kelompok-kelompok teroris demi merusak keamanan nasinal Irak," tegasnya.
Krisis di Suriah dimulai pada tahun 2011 dengan serangan besar-besaran oleh kelompok teroris yang didukung oleh Arab Saudi, Amerika Serikat dan sekutu mereka untuk mengubah perimbangan kekuatan regional demi mendukung rezim Zionis.(PH)
342/