Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) - ABNA ,Dalam pernyataan yang dirilis hari Senin (14/3/2022), Kataib Hizbullah mengumumkan, pemboman pangkalan canggih rezim Zionis di Erbil oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran, IRGC yang menewaskan dan melukai sejumlah perwira militer Israel, merupakan proses yang membuka fase baru perlawanan berbeda di Irak.
Ditambahkannya, "Kami kembali menekankan urgensi penutupan pangkalan militer dan markas-markas intelijen asing di negara kami, sehingga beban pertempuran internasional dan regional di wilayah Irak, berkurang."
Serangan rudal IRGC ke dua markas mata-mata Mossad menyebabkan seluruh pangkalan militer Amerika Serikat di Irak, berada pada kondisi siaga penuh. (HS)
342/