Menurut Kantor Berita ABNA, Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi mengumumkan hari ini, Sabtu, (12/3) bahwa mereka telah mengeksekusi 81 orang yang telah divonis mati dengan alasan memiliki pemikiran, kebijakan dan tindakan yang menyimpang.
Kementerian mengklaim dalam sebuah pernyataan bahwa dengan bergabung dengan kelompok kriminal, orang-orang ini menyimpang dari jalan yang benar dan mengambil langkah jahat, menjual diri mereka sendiri dan tanah air mereka dalam kesetiaan kepada orang asing, dan melayani rencana musuh untuk korupsi dan kesesatan.
Pernyataan dari Kementerian Dalam Negeri Saudi mengatakan: "Orang-orang ini menumpahkan darah orang tak berdosa, melanggar kesucian agama yang dikenal, menargetkan tempat-tempat ibadah dan sejumlah markas pemerintah dan tempat tinggal yang menjadi dasar ekonomi negara, serta mengincar nyawa sejumlah pejabat. Warga negara asing juga menjadi sasaran mereka untuk dibunuh dan dimutilasi. Beberapa dari mereka telah melakukan perbuatan mengancam keamanan nasional dengan menanam ranjau, melakukan penculikan, penyiksaan, pemerkosaan, perampokan bersenjata serta terlibat dalam aktivitas penyelundupan senjata dan amunisi ke dalam negeri."
Kementerian Dalam Negeri Saudi juga mengklaim bahwa beberapa dari orang-orang ini terkait dan bekerja sama dengan gerakan al-Houthi dan kelompok anti-Saudi. Empat puluh satu dari mereka yang dieksekusi adalah pengunjuk rasa dari komunitas Syiah Saudi dan penduduk wilayah Qatif di Arab Saudi timur.
Alasan penahanan mereka adalah partisipasi mereka dalam demonstrasi damai untuk hak-hak yang sah, yang disambut dengan tindakan represi bersenjata oleh pasukan militer rezim Saudi, yang menggerebek rumah para pengunjuk rasa, menahan mereka dan memaksa mereka untuk membuat pengakuan palsu di bawah siksaan berat.
Eksekusi sejumlah warga Syiah dalam satu hari di Arab Saudi belum pernah terjadi sebelumnya. Terakhir kali pemerintah Riyadh melakukan eksekusi massal terhadap mereka yang disebut separatis adalah pada Mei 2009, ketika 37 orang dieksekusi, termasuk 32 orang Syiah.
Rezim Saudi memiliki catatan hitam tentang eksekusi tahanan, kebebasan berekspresi dan pengakuan palsu, yang didokumentasikan oleh organisasi kemanusiaan internasional.
Nama-nama syuhada Syi'ah yang dieksekusi oleh rezim Saudi adalah sebagai berikut:
1- Musa Jafar Al-Mubayuk
2- Abdullah Naji Al Ammar
3- Hassan Ali Al-Sheikh
4- Aqiel Hassan Al-Faraj
5- Abdullah Javad Al-Nasif
6- Morteza Mohammad Al Musa
7- Yusuf Abdul Azim Al Tarif
8- Mahmoud Isa Al-Qalaf
9- Haitham Ibrahim Al-Mukhtar
10- Mohsen Ibrahim Al-Masbah
11- Hassan Mohammad Al-Faraj
12- Ali Atef Al Leif
13. Husein Ali Al Khalif
14. Ja'far Muhammad al-Faraj
15. Hussein Mansour Al-Abd al-Nabi
16- Majid Alavi Al-Qalaf
17- Mohammad Saud Al-Johar
18- Jamal Hassan Al-Banawi
19- Hassan Salman Al Rezvan
20-Hussein Ahmad Al-Awjami
21- Mustafa Ali Khayyat
22- Ali Abbas Al-Awami
23- Ahmad Abdul Wahed Al-Suwaikat
24-Mohammad Abbas Al-Afi
25- Aqeel Hassan Al-Abdul Al-Aal
26-Muhammad Abdullah Al-Ismail
27- Ahmad Zaki Al-Abdul Nabi
28- Hassan Mohammad Al Tahifa
29-Jafar Ahmad Abu Hassan
30. Zaid Ali Al-Tahifa
31-Muhammad Abdullah Al Hazim
32-Mahdi Saleh Al-Zadani
33. Ali Muhammad Al-Afirit
34-Mohammad Alawi Shakhori
35-Amjad Mohammad Al-Awami
36. Asad Maki Al Shabar Ali
37- Hussein Mansour Al-Jashi
38-Abdullah Muhammad Al-Bandar
39-Hassan Hasyim Al-Qalaf
40-Abdullah Muhammad Al-Zaher
41. Yasin Husein Ali Al-Ibrahim