Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) - ABNA ,Jens Stoltenberg, Sabtu (19/2/2022) seperti dikutip Reuters mengatakan, NATO menyambut baik dialog dengan Rusia untuk membicarakan krisis Ukraina.
Berpidato di Konferensi Keamanan Munich, Stoltenberg menjelaskan, "Dalam surat yang dikirimkan kepada Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov, kami memintanya untuk berdialog."
Sekjen NATO mengklaim, tidak ada tanda-tanda pengurangan jumlah pasukan Rusia di perbatasan Ukraina, dan kemungkinan pecahnya perang sangat serius, namun jika Rusia mengubah kebijakannya, sekarang belum terlambat.
Ia menambahkan, "NATO berusaha menemukan solusi diplomatik untuk menyelesaikan krisis Ukraina, akan tetapi keinginan semacam ini tidak tampak di pihak Rusia."
Stoltenberg menegaskan, "Jika maksud Rusia adalah mengurangi jumlah kehadiran NATO di perbatasan negara itu, maka pasukan NATO akan bertambah." (HS)
342/