1 Februari 2022 - 16:48
Tokoh Sunni dan Kurdi Irak Bertemu Muqtada Sadr di Najaf

Pemimpin Gerakan Sadr menyambut pembicaraan dengan kubu oposisi nasional Irak.

Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) - ABNA ,Muqtada al-Sadr bertemu dengan Ketua Parlemen Irak, Mohammed al-Halbousi, Wakil Ketua Partai Demokrat Kurdistan, Nechirvan Barzani, dan Ketua Koalisi al-Siyada, Khamis al-Khanjar di kota Najaf pada Senin (31/1/2022).

"Terorisme dan kekerasan di Irak harus diakhiri," tulis al-Sadr di akun Twitternya setelah pertemuan tersebut.

Al-Sadr menekankan bahwa ia akan terus mengupayakan pembentukan pemerintahan mayoritas nasional. "Saya menyambut pembicaraan dengan oposisi nasional," tambahnya seperti dilaporkan al-Forat News.

Pertemuan itu bertujuan untuk menyelesaikan perselisihan antara Gerakan Sadr dan Dewan Koordinasi Syiah Irak.

Para mediator (al-Halbousi, Barzani, dan al-Khanjar) mempresentasikan daftar saran untuk mengatasi perselisihan di antara kubu Syiah. Dalam pertemuan itu, al-Sadr menyatakan kesiapan untuk berdialog dengan semua partai Syiah, kecuali dengan Nouri al-Maliki, Ketua Koalisi Negara Hukum, untuk membentuk pemerintah.

"Al-Sadr menyambut semua pemimpin Syiah kecuali al-Maliki, dan menyatakan kesediaan untuk membentuk koalisi yang lebih besar dengan mereka (kubu Syiah)," kata sebuah sumber.

Berdasarkan undang-undang, posisi ketua parlemen Irak dipegang oleh kelompok Sunni, jabatan presiden menjadi milik etnis Kurdi, dan jabatan perdana menteri diserahkan kepada kubu Syiah.

Parlemen Irak dijadwalkan akan bersidang pekan depan untuk memberikan suara kepada presiden baru. (RM)

342/