Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) - ABNA ,Mohammad Reza Ghaebi menyampaikan hal itu kepada wartawan pada Senin (31/1/2022) sore setelah IAEA diberitahu oleh pejabat Iran bahwa mereka akan memindahkan produksi rotor sentrifugal dan komponen bellow dari Kompleks TESA Karaj ke Isfahan.
Dia menegaskan IAEA tidak akan punya akses ke situs nuklir baru Iran di kota Isfahan sebelum pembicaraan Wina dengan agenda pemulihan JCPOA dan pencabutan sanksi mencapai hasil yang pasti.
IAEA mengumumkan pada hari Senin bahwa Iran telah memberitahu mereka tentang rencananya untuk memindahkan lokasi produksi suku cadang sentrifugal ke fasilitas baru di Isfahan.
IAEA juga mengabarkan bahwa mereka telah memasang kamera pengawas di fasilitas baru tersebut.
Iran dan Kelompok 4+1 masih melanjutkan pembicaraan nuklir di kota Wina dengan tujuan untuk mencabut sanksi terhadap Tehran dan menghidupkan kembali JCPOA.
Tim negosiator Iran menekankan pencabutan sanksi dan verifikasi serta pemberian jaminan bahwa Amerika Serikat tidak akan meninggalkan perjanjian untuk kedua kalinya. (RM)
342/