Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) - ABNA ,The Wall Street Journal hari Minggu (23/1/2022) menulis, Gedung Putih harus mencapai kesepakatan dengan Tehran, karena AS tidak punya pilihan lain dengan Iran.
Para pejabat di pemerintahan Presiden Joe Biden dalam beberapa bulan terakhir berulangkali mengakui kegagalan kebijakan tekanan maksimum AS terhadap Iran, dan berniat membawa Amerika Serikat kembali ke JCPOA. Namun sejauh ini mereka menolak mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk kembali ke kesepakatan nuklir internasional tersebut.
Republik Islam Iran sebagai negara yang bertanggung jawab menyatakan bahwa Amerika Serikat sebagai pihak yang melanggar perjanjian JCPOA, maka Washington harus kembali ke perjanjian internasional ini dengan mencabut sanksi, yang diverifikasi implementasinya oleh Tehran. (PH)
342/