Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) - ABNA ,Dalam wawancara dengan stasiun televisi Fox News, Selasa (4/1/2022), Mike Pompeo yang merupakan salah satu yang terlibat dalam teror Letjen Qassem Soleimani, Komandan Pasukan Quds IRGC, mengkhawatirkan keselamatannya dan keselamatan Donald Trump.
Pompeo minta pemerintah AS di bawah Presiden Joe Biden untuk melindungi dirinya dan pejabat AS yang lain dari ancaman Iran. Mantan Menlu AS yang kerap melakukan langkah anti-Iran selama menjabat itu, mengutip pidato terbaru Presiden Iran Sayid Ebrahim Raisi.
Raisi dalam pidatonya mengatakan, agresor dan penjahat utama yaitu mantan Presiden AS harus dihukum, harus dibalas, hukum Tuhan harus ditegakan terhadap dia.
Presiden Iran menambahkan, "Jika mekanisme pengadilan yang adil terhadap Trump, Pompeo dan penjahat lainnya terbuka, dan kejahatan keji mereka ditangani, itu bagus, tapi jika tidak, maka jangan ragu saya katakan kepada seluruh pejabat AS, pembalasan akan dilakukan oleh umat." (HS)
342/