Menurut Kantor Berita ABNA, Syaikh Raed Salah pemimpin Gerakan Islam di Palestina yang diduduki sejak tahun 1948 telah dibebaskan dari penjara rezim Zionis pada Senin (13/12) setelah 17 bulan mendekam dalam penjara Zionis.
Syaikh Salah dijatuhi hukuman 17 bulan penjara oleh pengadilan Israel pada 16 Agustus 2020, karena memprovokasi warga Palestina untuk melawan rezim.
Setelah dibebaskan, Syaikh Salah kembali ke kota Umm al-Fahm di tengah sambutan hangat dari warga Palestina.
Sebelumnya Syaikh Salah juga pernah ditangkap dan ditahan pada tahun 2017 silam. Setelah mendekam di penjara dan dibebaskan, rezim Zionis membebaskannya tanpa uang di kota Karyat Malakhi, dan dia terpaksa melakukan perjalanan dengan bus ke Tel Aviv, dari sana dia kembali ke Jaffa dan kemudian ke Umm al-Fahm. Di kampung halamannya itu ia disambut meriah warga setempat.

