Menurut Kantor Berita ABNA, Ketua Ikatan Jamaah Ahlulbait as kota Malmo Swedia mengacu pada kehadirannya dalam Longmarch Arbain 1443 H mengatakan, "Komunitas Syiah Swedia rutin mengikuti Longmarch Arbain setiap tahunnya. Termasuk tahun ini, saya dan beberapa peziarah datang ke Irak untuk terlibat dalam peringatan Arbain di Karbala."
Haji Abu Zahra Hamzawi dalam wawancaranya dengan reporter ABNA lebih lanjut mengatakan, "Saya membawa bendera yang ditandatangani lebih dari 200 Syiah kota Malmo yang tidak bisa ikut melakukan ziarah Arbain karena terkendala . Dengan membawa bendera ini, saya melakukan ziarah atas nama mereka."

Mengenai perasaannya ikut dalam ritus tahunan yang diikuti jutaan orang tersebut, Hamzawi mengatakan, “Saya tidak bisa mengungkapkan perasaan saya terkait kehadiran saya pada Longmarch Arbain ini dengan lidah saya. Saya merasa bahwa saya berada di surga. Sebuah pemandangan yang tidak bisa ditemukan dibelahan bumi manapun kecuali disini. Saya merasa turut hadir dalam barisan kafilah Imam Husain as bersama 72 sahabatnya pada 61 H lalu."
"Kata-kata dan huruf tidak mampu menggambarkan keutamaan Imam Husain as. Nabi Muhammad saw. mengatakan dalam sebuah riwayat bahwa Husain berasal darinya dan ia berasal dari Husain. Sebuah kalimat yang menunjukkan betapa besar keutamaan Imam Husain dan kita tidak bisa menguraikannya." Lanjut peziarah asal Swedia tersebut.
Di bagian pernyataannya ia berkata, "Berbagai kelompok pria, wanita, anak-anak dan pemuda berpartisipasi dalam upacara ziarah Arbain ini. Pesan Arbain adalah untuk memberitahu dunia bahwa Imam Husain as tidak hanya untuk Syiah, tetapi untuk seluruh umat manusia. Sejumlah besar pengikut mazhab Ahlulbait as datang ke Karbala dari Swedia untuk ziarah Arabian, begitu juga dari belahan bumi yang lain."