Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) - ABNA , Situs Anadolu hari Selasa (5/10/2021) melaporkan, Khalil Tafkachi, Direktur Departemen Pemetaan di Asosiasi Studi Arab mengungkapkan bahwa Israel sedang berusaha untuk membangun pemukiman Zionis yang sama sekali baru, yang sebagian besar berada di Qalandia.
Sementara itu, organisasi Peace Now dalam sebuah laporan mengutip para pejabat Israel yang menganggap sebagian besar tanah itu adalah tanah milik negara, yang memungkinkan Israel membangun kembali kota itu tanpa memperdulikan orang Palestina sebagai pemiliknya.
Organisasi Perdamaian ini mengungkapkan bahwa tujuan dari pembangunan pemukiman tersebut untuk menciptakan keretakan antara kelompok Palestina dan mengubah tanah tersebut menjadi wilayah Israel, yang akan menghambat perkembangan Palestina di terpenting pemerintahan Palestina di masa depan.
Salah satu tujuan Israel mengimplementasikan rencana pembangunan distrik baru Zionid di Qalandia untuk menghilangkan peluang Palestina mendirikan negara merdeka dengan ibu kota Al Quds.(PH)
342/