Menurut Kantor Berita ABNA, salah seorang peziarah Arbain dari Karachi Pakistan dalam wawancaranya dengan reporter ABNA di rute Najaf-Karbala berkata, "Perjalanan ini, adalah perjalanan penuh cinta dan kerinduan. Ritus ini akan terus berjalan dari Arbain sampai kemunculan Imam Zaman afs."
Nashir Abbas lebih lanjut menjelaskan keikutsertaannya pada Longmarch Arbain didorong oleh kecintaan kepada Imam Husain as. "Kecintaan kepada Imam Husain as lah yang mendorong saya hadir di kota suci ini untuk menziarahi makam beliau." Ungkapnya.
Mengenai perasaannya ikut dalam lautan massa jutaan orang yang bergerak menuju Karbala pada momen Arbain tahun ini, ia mengatakan, "Saya datang kesini dan benar-benar berasa bangga, ikut menjadi setetes air di lautan kecintaan kepada Imam Husain as yang sedemikian luas dan dalam. Saya yakin ini adalah langkah yang tepat untuk mendapatkan hidayah Ilahi, sebagaimana yang selama ini saya dambakan dan cari."
Terkait tujuan kebangkitan Asyura yang digelorakan Imam Husain as, ia berkata, "Imam Husain as dengan kebangkitannya telah menjaga agama ini, untuk tetap terus ada hingga kiamat. JIka kebangkitan Asyura tidak ada, maka Islampun juga tinggal nama."
Berbicara mengenai pelajaran dalam Longmarch Arbain, Nashir Abbas berkata, "Perjalanan ini adalah perjalanan cinta. Cintalah yang mendorong siapapun untuk mau berjalan di rute ini. Dan siapapun pecinta Imam Husain as dari manapun asal, mazhab dan agamanya di jalan ini menjadi saudara satu sama lain. Imam Husain as bukan milik satu kelompok tertentu, ia adalah maula dan pemimpin semua umat manusia. Jadi ibrah yang didapat dari perjalanan di momen Arbain ini, kita semua dipersaudarakan lewat kecintaan kepada Imam Husain as."

"Telah menjadi kewajiban bagi setiap muslim untuk mencintai Nabi dan keluarganya, khususnya Imam Husain as. Karena itu ikut serta dalam Longmarch Arbain yang dengan itu syiar Ahlulbait semakin menggema, adalah manifestasi dari kecintaan pada Imam Husain as." tutupnya.
Disebutkan peziarah asal Pakistan yang turut hadir dalam Longmarch Arbain tahun ini sekitar 500-600 orang. Hari Arbain adalah salah satu peringatan keagamaan dalam Islam, untuk memperingati 40 hari syahidnya Imam Husain as pada tregedi Asyura tahun 61 H di Karbala. Arbain jatuh pada 20 Safar yang tahun ini bertepatan dengan hari Selasa (28/9). Di Irak peringatan Arbain diwarnai dengan longmarch dari Najaf ke Karbala. Longmarch tersebut tidak hanya diikuti warga Irak, namuj juga peziarag dari berbagai negara di dunia.