Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) - ABNA , Zaher Jabarin dalam sebuah pernyataan pers pada Sabtu malam mengatakan, "Gerakan Hamas siap untuk menandatangani perjanjian pertukaran tahanan dengan rezim Zionis, jika semua tuntutan perlawanan dipenuhi,".
Beberapa sumber mengatakan bahwa negosiasi tidak langsung untuk kesepakatan pertukaran tahanan antara Hamas dan rezim Zionis tetap stagnan dan tidak berkembang karena penentangan pihak Israel terhadap pembebasan para tahanan yang terlibat dalam pembunuhan Zionis.
Hamas juga menyatakan siap untuk menukar tahanan Zionis dengan pembebasan perempuan Palestina, anak-anak dan orang sakit.
Sebelumnya, Hamas telah meminta para mediator untuk menekan rezim Zionis dalam masalah pertukaran tahanan.
Saat ini ada sekitar 4.850 warga Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel, termasuk 41 wanita, 225 remaja dan 250 warga Palestina dalam penahanan administratif (penahanan tanpa dakwaan atau pengadilan).(PH)
342/