Menurut Kantor Berita ABNA, Dikutip dari laman Farsnews, Departemen Luar Negeri AS pada Jumat malam, 30 Juli 2021, menyetujui penjualan 18 unit CH-53K senilai 3,4 miliar dolar.
Kontrak ini mencakup sistem navigasi, senjata, peralatan pendukung, suku cadang, dan dukungan teknis. Peralatan tersebut akan dipasok oleh Lockheed Martin dan General Electric.
"AS berkomitmen untuk keamanan Israel, dan sangat penting bagi kepentingan nasional AS untuk membantu Israel mengembangkan dan mempertahankan kemampuan pertahanan yang kuat," kata pernyataan Deplu AS.
Setelah disetujui oleh Deplu AS, Kongres memiliki kesempatan untuk mempertimbangkan rencana penjualan itu. Jika mereka tidak keberatan, pelanggan asing akan memulai negosiasi dengan kontraktor mengenai harga dan jumlah produk. (RM)
342/