Menurut Kantor Berita ABNA, juru bicara Dinas Administrasi Makanan dan Obat-obatan Republik Islam Iran mengumumkan melalui sebuah tweet bahwa lisensi darurat telah dikeluarkan untuk vaksin Pastococcus dari Institut Pasteur Iran.
Kianoosh Jahanpour dalam tweet tersebut menambahkan bahwa vaksin tersebut adalah vaksin korona produksi dalam negeri kedua Iran yang telah mencapai tahap produksi dan telah melalui tahapan ujicoba untuk mulai dipergunakan.