Menurut Kantor Berita ABNA, Syeikh Qais Al Khazali, Rabu (2/6/2021) seperti dikutip situs Al Ahad mengaku akan mencegah terjadinya perang Syiah versus Syiah di Irak.
Ia menambahkan, Mossad berusaha meneror beberapa tokoh Kataib Hizbullah dan Saraya As Salam dengan maksud untuk mengadu domba mereka. Kehadiran Israel tidak hanya di wilayah Kurdistan, ia hadir di tempat lain dan kehadirannya di Irak lebih dari yang dibayangkan.
Menurut Al Khazali, sebelumnya Israel beraktivitas melalui tangan pion-pionnya di Irak, tapi sekarang mereka sendiri yang hadir di beberapa provinsi negara ini.
"Orang-orang Israel masuk ke Irak menggunakan paspor palsu lewat organisasi-organisasi dan perusahaan asing. Mereka percaya kota Babilonia, Irak dan penduduknya harus dimusnahkan, bahkan pohon-pohon yang ada di dalamnya harus dicabut," pungkasnya. (HS)
342/