Menurut Kantor Berita ABNA, Russia Today hari Rabu (19/5/2021) melaporkan, Ezzat al-Rashq, anggota biro politik Hamas dalam sebuah pernyataan membantah isu yang beredar bahwa Hamas telah menyetujui gencatan senjata pada hari Kamis.
"Tuntutan rakyat Palestina sudah jelas," ujarnya.
Juru bicara Hamas Fawzi Barhoum menyebut laporan media Israel tentang gencatan senjata tidak berdasar dan berita tentang kesepakatan Hamas dengan Israel tidak benar.
Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan kelanjutan operasi militer di Gaza.
Pada hari Selasa, beberapa media Israel mengklaim bahwa Mesir telah menawarkan untuk memulai gencatan senjata pada hari Kamis pukul 6 pagi waktu setempat, dan kedua pihak telah mencapai kesepakatan mengenai tawaran tersebut.
Pasukan rezim Zionis melancarkan serangan brutal di Tepi Barat dan Jalur Gaza Senin lalu (10/5/2021), menewaskan lebih dari 218 orang warga Palestina dan melukai ratusan lainnya.(PH)
342/