Menurut Kantor Berita ABNA, Dikutip dari Pusat Informasi Palestina, Senin (3/5/2021), badan-badan keamanan rezim Zionis memperkirakan bahwa serangan di pos pemeriksaan Zaatara tidak akan menjadi operasi terakhir pasukan perlawanan Palestina. Untuk itu, Israel telah mengerahkan lebih banyak pasukan di sejumlah titik di Tepi Barat.
Dalam operasi pasukan perlawanan pada hari Minggu, tiga tentara Israel terluka di pos pemeriksaan Zaatara, dua di antaranya dalam kondisi kritis.
Media-media Israel juga melaporkan pada Minggu malam bahwa sebuah bom meledak di distrik Benjamin, sebelah barat Ramallah.
Gerakan Hamas dan Jihad Islam Palestina mengumumkan operasi perlawanan sebagai respons atas tindakan brutal rezim Zionis terhadap warga Palestina. (RM)
342/