Menurut Kantor Berita ABNA, salah satu faktor penyebab melunaknya sikap Saudi terhadap Iran, adalah keseriusan AS untuk mengubah konsentrasi kebijakan luar negerinya di Asia Barat.
Washington, katanya, sudah memalingkan muka dari konflik dan konfrontasi sekutu-sekutunya di kawasan, dan memaksa mereka mengikuti garis diplomasi. Keluarnya AS dari kawasan telah menyebabkan penggunaan jalur diplomasi.
Menurut Foreign Policy, statemen terbaru Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman kemungkinan menyinggung dialog-dialog tidak terbuka antara Iran dan negara-negara Arab, di Irak, dan hal itu bukan saja akan membuka peluang terjalinnya hubungan Iran-Saudi, bahkan mempengaruhi seluruh masalah keamanan kawasan.
"Penarikan pasukan AS dari kawasan memaksa para pemain regional menggunakan jalur diplomasi," pungkasnya. (HS)
342/