9 April 2021 - 09:37
Ayatullah Sistani RilisFatwa terkait Puasa Ramadhan di Masa Pandemi

Ayatullah Sistani RilisFatwa terkait Puasa Ramadhan di Masa Pandemi

Menurut Kantor Berita ABNA, kantor resmi Ayatullah al-Uzhma Sayid Ali Sistani salah seorang ulama marja taklid Syiah yang bermukim di kota Najaf Irak, merilis fatwa terbaru terkait kewajiban muslim di bulan Ramadhan selama masa pandemi. 

Dari pertanyaan muqallid yang diajukan, "Apa kewajiban seorang mukmin di bulan Ramadhan terkait dalam upaya terhindar dari tertularnya virus Corona? 

Jawaban yang diberikan Ayatullah al-Uzhma Sayid Ali Sistani adalah sebagai berikut:

Pertama, berpuasa di bulan Ramadhan adalah diantara kewajiban penting umat Islam yang jika ditinggalkan tanpa uzhur oleh mukallaf maka berdosa. 

Kedua, jika seorang mukallaf tidak berpuasa dikarenakan menjalankan saran dokter yang menyebutkan puasa baginya akan menyebabkan semakin parahnya gejala yang didapatnya akibat terinfeksi Corona dan kesehatannya mengkhawatirkan, maka boleh baginya meninggalkan puasa, dan melakukan puasa qadha di lain hari. Namun jika terapi penyembuhannya cukup berupa menetap di dalam rumah dan puasa baginya tidak menyebabkan kekhawatiran bagi kesehatannya, maka puasa tetap wajib baginya. 

Ketiga, barangsiapa jika dalam kondisi keluar rumah ke tempat kerjanya yang membuatnya tidak bisa menghindar berinteraksi dengan orang lain, dan  khawatir tertular virus, maka harus baginya selama bulan Ramadhan, meninggalkan pekerjaan tersebut untuk bisa melaksanakan puasa. Namun jika tidak mampu meninggalkan pekerjaan tersebut dengan apapun alasannya, maka ia boleh tidak berpuasa, dengan catatan ia tidak diperbolehkan memperlihatkan kondisinya tidak berpuasa di hadapan umum, dan nanti wajib baginya menjalakan ibadah puasa qadha. 

Ayatullah al-Uzhma Sayid Ali Sistani beberapa hari sebelumnya menyampaikan, untuk mengetahui kepastian seseorang telah terjangkiti virus Corona wajib baginya mengecek di otoritas kesehatan yang legal dan terpecaya memberikan keterangan. Pada tahun sebelumnya, Ayatullah Sistani juga telah mengeluarkan pesan untuk para muqallidnya, agar salat berjamaah di masa pandemi dihindari dulu untuk menghindari penulatan virus secara massif.