Menurut Kantor Berita ABNA, (12/3/2021), Gedung Kremlin mengumumkan, Amerika Serikat dengan bantuan sekutu-sekutunya berusaha melancarkan serangan media dan propaganda luas terhadap vaksin Corona, Sputnik V untuk merusak citra Rusia, dan menggambarkan seolah-olah Moskow tidak punya kemampuan medis dalam melawan wabah COVID-19.
Sampai hari ini sekitar 50 negara dunia sudah mengonfirmasi penggunaan Sputnik V buatan Rusia, dan vaksin ini termasuk tiga vaksin Corona terbaik dunia.
Deputi Direktur Riset, Institut Riset untuk Epidemiologi dan Mikrobiologi Gamaleya, Denis Logunov mengatakan, hasil penelitian terbaru menunjukkan Sputnik V sangat efektif untuk melawan varian-varian baru COVID-19 termasuk varian Inggris dan Afrika Selatan. (HS)
342/