Menurut Kantor Berita ABNA, Menlu Inggris Dominic Raab di pesan Twitternya mengkritik keputusan terbaru Uni Eropa untuk mengontrol ekspor vaksin Corona.
"Saya telah melakukan lobi dengan petinggi Uni Eropa terkait kasus ini dan mereka tidak akan mencegah distribusi dan pengiriman vaksin Corona," tulis Raab di cuitannya.
Pesan menlu Inggris ini dirilis sebagai respon atas keputusan pekan lalu Uni Eropa untuk mengontrol ekspor vaksin Corona ke berbagai negara termasuk Inggris, Kanada dan Australia.
Setelah perusahaan farmasi AstraZeneca tidak mampu memberi penjelasan yang memuaskan terkait kekurangan dosis vaksin yang dijanjikan, Uni Eropa mengancam akan mencegah ekspor vaksin Corona ke negara non anggota seperti Inggris.
Perusahaan AstraZeneca menginformasikan kepada Komisi Eropa bahwa ada kekurangan besar untuk distribusi vaksin.
Uni Eropa dijadwalkan menerima 100 juta dosis vaksin Corona di triwulan ketiga tahun 2021, namun ada kekhawatiran mereka hanya akan mendapat separuh dari jumlah tersebut.
342/