Menurut Kantor Berita ABNA, Sergei Melik-Bagdasarov, dubes Rusia di Venezuela menyatakan bahwa penolakan sejumlah negara atas hasil pemilu parlemen nasional Caracas mengindikasikan ketidakmampuan dalam menghadapi fakta.
Diplomat Rusia ini mengatakan, sepertinya negara-negara ini meyakini bahwa berhak untuk tidak menghormati hak pihak lain.
Amerika di sela-sela penyelenggaraan pemilu parlemen Venezuela mulai berbicara mengenai kecurangan di pemilu ini dan Kanada sebelum penghitungan suara menyatakan menolak hasil pemilu.
Hasil sementara pemilu parlemen Venezuela setelah penghitungan lebih dari 80 persen suara menunjukkan kemenangan partai berkuasa pimpinan Nicolas Madura, presiden negara ini.
Pemilu parlemen Venezuela digelar hari Ahad (6/12/2020) setelah krisis politik dan di tengah-tengah pandemi Corona.
Para pengamat internasional dari Iran, Rusia dan Turki hadir mengawasi pemilu parlemen Venezuela.
342/