26 Oktober 2020 - 10:04
AS Akui tak ada Peluang Sanksi Lebih besar kepada Iran dan Rusia

Penasihat Keamanan Nasional Amerika mengakui hanya memiliki sejumlah kecil opsi untuk menjatuhkan sanksi dan pembatasan baru terhadap Rusia dan Republik Islam Iran.

Menurut Kantor Berita ABNA, Menurut laporan Kantor Berita Tass, Robert C. O'Brien seraya mengulang klaim intervensi Iran dan Rusia di pemilu presiden Amerika pada 3 November 2020 dan langkah perlawanan Washington mengklaim, salah satu kesulitan saat ini Amerika adalah meski ada sanksi besar terhadap Iran dan Rusia, tidak ada waktu yang tersisa untuk menjatuhkan sanksi baru.

Sebelumnya, O'Brien mengakui sangat sulit bagi Washington menemukan tujuan baru untuk menjatuhkan sanksi terhadap Moskow.

Petinggi Amerika termasuk Direktur Intelijen Nasional, John Ratcliffe dan Direktur FBI, Christopher A. Wray mengklaim, Rusia dan Iran mengakses data warga Amerika untuk mengintervensi pemilu presiden Amerika pada 3 November 2020.

Amerika Serikat selama beberapa bulan terakhir tanpa memberikan bukti berulang kali menuding Iran, Cina dan Rusia berusaha mengintervensi pemilu presiden 2020 di Amerika.

Di sisi lain, Moskow dan Tehran berulang kali menepis klaim ini. (MF)

342/