Menurut Kantor Berita ABNA, Saeed Khatibzadeh, Senin (12/10) dalam jumpa persnya menyebut tanggal 18 Oktober 2020 sebagai hari kekalahan Amerika Serikat. Menurutnya pada tanggal 18 Oktober 2020 selain pembatasan ekspor dan impor senjata, juga pembatasan aktivitas bepergian 23 pejabat Iran, akan dicabut.
Ia menjelaskan, Amerika dengan semua arogansi, tipu daya, dan pelanggaran hukum yang dilakukannya, tidak berhasil mencapai tujuan, dan apa yang terjadi minggu depan seiring dengan pencabutan embargo senjata Iran, tidak keluar dari prinsip ini.
Khatibzadeh menambahkan, Amerika juga tidak akan pernah bermimpi upayanya mencegah ekspor minyak Iran akan berhasil, dan Iran akan bekerjasama dengan banyak negara dunia. (HS)
342/