9 Oktober 2020 - 18:45
Suasana Peringatan Arbain di Iran

Hari ini, Kamis, 20 Safar 1442 H yang bertepatan dengan 18 Oktober 2020 adalah hari memperingati Arbain Huseini. Warga di Republik Islam Iran mengikuti peringatan peristiwa penting ini dengan tetap mentaati protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Virus Corona, COVID-19.

Menurut Kantor Berita ABNA, Arbain adalah peringatan mengenang 40 hari Kesyahidan Imam Husein as, Cucu Baginda Nabi Muhammad Saw yang dibantai bersama keluarga dan sahabat-sahabatnya oleh pasukan Yazid di padang Karbala pada tanggal 10 Muharram 61 H.

Imam Hussein as, keluarga dan para sahabatnya gugur syahid pada 10 Muharam 61 Hijriah di Karbala atau yang dikenal dengan Tragedi Asyura. Meski telah berlalu berabad-abad, namun peristiwa heorik itu tidak pernah berkurang urgensi dan kedudukannya, bahkan semakin berlalu, pesan Asyura justru semakin tersebar luas.

Tahun ini acara-acara duka mengenang kesyahidan Imam Hussein as di berbagai kota Iran sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena pandemi Virus Corona. Acara-acara duka ini lebih banyak digelar di ruang terbuka dengan tetap menjaga protokol kesehatan yang ditetapkan Kementerian Kesehatan Iran.

Kebangkitan Imam Hussein melawan pemerintahan tiran Yazid bertujuan untuk menjaga kelangsungan agama Islam yang terkena erosi kerusakan di berbagai sendi kehidupan masyarakatnya. Oleh karena itu, motivasi perjuangan Imam Husein demi menjaga kesucian Islam dari berbagai penyimpangan yang dilakukan penguasa lalim di masanya. Imam Husein bangkit melawan Yazid bin Muawiyah bukan karena menghendaki kekuasaan, tapi karena ketulusannya membela ajaran agama Islam dan mengembalikan umat Islam dari berbagai penyimpangan.


342/