Menurut Kantor Berita ABNA, Nikol Pashinyan, Sabtu (3/10) mengatakan, para komandan militer Turki bertugas mengkoordinasi serangan pasukan Azerbaijan ke Armenia.
Seperti dikutip Sputnik, Nikol Pashinyan menambahkan, para teroris, dan tentara bayaran dari Suriah, pasukan elit Turki, dan sekitar 150 perwira militer negara ini, memimpin operasi militer dari dalam pos komando Azerbaijan.
Di sisi lain, Juru bicara Kementerian Luar Negeri Armenia mengumumkan, pasukan Azerbaijan menggunakan roket-roket berhulu ledak bom cluster, dan peluncur buatan rezim Zionis Israel dalam perang di Nagorno-Karabakh.
Pemantau Hak Asasi Manusia Suriah, SOHR, Kamis (1/10) mengabarkan masuknya 850 milisi bersenjata bayaran dari Suriah ke Azerbaijan, dan ratusan lainnya akan menyusul. (HS)
342/