Menurut Kantor Berita ABNA, Situs Al Khaleej Online (20/9/2020) melaporkan, beberapa sumber terpercaya mengabarkan, Mohammed bin Zayed memanfaatkan negosiasi ini, dan kesepakatan normalisasi hubungan dengan rezim Zionis Israel, sebagai alat untuk memperkuat hubungannya dengan Amerika.
UE juga berusaha menjalankan sejumlah proyek ekonomi, dan militer dengan kerja sama Pentagon serta lembaga finansial besar Amerika di pesisir pantai selatan Yaman, dan beberapa kepulauan negara itu termasuk Socotra.
Sebelumnya anggota Senat Amerika mengabarkan keputusan pemerintah Washington untuk memindahkan pasukan negara itu dari pangkalan udara Incirlik di Turki, karena kebijakan Ankara yang dianggap mengkhawatirkan di timur Laut Mediterania. (HS)
342/