Menurut Kantor Berita ABNA, Kepala Dinas Intelijen, Kementerian Pertahanan Inggris menuturkan, rudal strategis Burevestnik mampu bertahan selama bertahun-tahun di atmosfir jika diperlukan, dan bisa menjadi ancaman kapan saja.
Menurut Letjend Jim Hockenhull, Moskow sedang menguji sistem rudal jelajah bertenaga nuklir sub-sonik yang memiliki jangkauan global, dan memungkinkan serangan dari arah yang tidak terduga.
Ia menambahkan, kemampuan Rusia ini dapat meningkatkan risiko serangan langsung ke infrastruktur pertahanan Inggris, dan sekutu-sekutunya, baik dengan menggunakan senjata konvensional, maupun nuklir.
Rudal jelajah Burevestnik adalah satu dari enam rudal strategis Rusia yang diluncurkan langsung oleh Presiden Vladimir Putin pada Maret 2018 lalu. (HS)
342/