Menurut Kantor Berita ABNA, Sergey Shoygu Senin (7/9/2020) mengingatkan, sebelumnya penerbangan pesawat-pesawat NATO hanya terbatas pada penerbangan identifikasi, namun saat ini angkatan udara anggota pakta ini tengah melakukan latihan untuk melancarkan serangan rudal dengan memanfaatkan sejumlah besar jet tempur.
Shoygu mengingatkan, NATO berencana menerapkan zona militer di Laut Hitam.
Laut Hitam merupakan ajang utama konfrontasi antara Rusia dan Barat.
Unit angkatan laut NATO secara teratur hadir di Laut Hitam dan setiap tahun menggelar manuver gabungan di pantai Georgia dan Ukraina, di mana Rusia dinyatakan sebagai musuh utama.
NATO selama beberapa tahun terakhir dengan dalih Moskow menjadi ancaman bagi Barat, telah menempatkan pasukannya di dekat wilayah Rusia dan wilayah-wilayah yang berbatasan dengan negara ini.
Hubungan Barat dan Moskow semakit tegang sejak tahun 2014 menyusul pengaruh militer NATO khususnya AS di dekat Rusia dan timur Eropa, krisis Ukraina, Laut Baltik dan kondisi Suriah. (MF)
342/